Kominfo Minta Platform Digital Lindungi Anak Dari Konten Berbahaya
Jasasosialmedia.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kembali menegaskan pentingnya peran platform digital dalam melindungi anak-anak dari berbagai risiko di ruang siber. Seiring meningkatnya penggunaan internet oleh anak dan remaja. Pemerintah menilai bahwa platform media sosial, gim daring, dan layanan digital lainnya tidak bisa lepas tangan terhadap dampak negatif yang mungkin timbul. Mulai dari paparan konten tidak layak, perundungan siber, hingga eksploitasi digital, semuanya menjadi ancaman nyata yang harus tangani secara serius.
Kominfo menekankan bahwa anak merupakan kelompok rentan yang membutuhkan perlindungan ekstra di dunia digital. Oleh karena itu, tanggung jawab tidak hanya berada di tangan orang tua atau sekolah, tetapi juga pada penyedia layanan digital yang menikmati keuntungan besar dari tingginya jumlah pengguna anak dan remaja.
Ancaman Nyata Anak Di Ruang Digital
Di era digital, anak-anak semakin mudah mengakses berbagai platform tanpa batasan yang jelas. Konten kekerasan, pornografi, ujaran kebencian, hingga penipuan online dapat muncul hanya dalam beberapa klik. Selain itu, anak juga rentan menjadi korban perundungan siber yang dapat berdampak serius pada kesehatan mental dan kepercayaan diri mereka. Kominfo menyoroti bahwa algoritma platform sering kali mendorong konten populer tanpa mempertimbangkan usia pengguna.
Akibatnya, anak bisa terpapar konten yang tidak sesuai dengan tahap perkembangan mereka. Bahkan, dalam beberapa kasus, ruang digital juga manfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk merekrut atau memengaruhi anak melalui pendekatan yang terlihat “ramah” dan menyenangkan. Kondisi ini menunjukkan bahwa pengawasan manual dari orang tua saja tidak cukup. Diperlukan sistem perlindungan bawaan dari platform agar anak tetap aman saat beraktivitas di dunia digital.
Peran Dan Kewajiban Platform Digital
Kominfo meminta platform digital untuk lebih bertanggung jawab melalui penerapan kebijakan konkret, seperti verifikasi usia pengguna, pengaturan konten ramah anak, serta mekanisme pelaporan yang mudah dan cepat. Platform juga harapkan aktif menurunkan konten berbahaya dan memberikan sanksi tegas terhadap akun yang melanggar aturan.
Selain itu, transparansi algoritma menjadi salah satu sorotan penting. Platform terdorong untuk memastikan bahwa sistem rekomendasi mereka tidak secara otomatis menyebarkan konten yang berisiko bagi anak. Edukasi digital juga menjadi bagian dari tanggung jawab ini, misalnya dengan menyediakan fitur literasi digital atau panduan keamanan bagi pengguna muda dan orang tua. Langkah-langkah tersebut harapkan tidak hanya bersifat simbolis, tetapi benar-benar terapkan dan diawasi secara berkelanjutan.
Menuju Ekosistem Digital Yang Aman Dan Sehat
Upaya melindungi anak di ruang digital membutuhkan kolaborasi semua pihak. Pemerintah berperan sebagai regulator, platform sebagai penyedia sistem yang aman, serta orang tua dan pendidik sebagai pendamping utama anak. Kominfo menegaskan bahwa masa depan generasi muda sangat bergantung pada bagaimana ekosistem digital terkelola hari ini.
Dengan tanggung jawab yang lebih besar dari platform digital, harapkan ruang siber Indonesia dapat menjadi tempat yang aman, edukatif, dan positif bagi anak-anak untuk belajar, berekspresi, dan berkembang tanpa rasa takut. Perlindungan anak di dunia digital bukan pilihan, melainkan keharusan.